Pages

Tuesday, October 20, 2015

Amarah Rajaiku

Amarah Rajaiku


Sekian lama aku biarkan; amarah menindas, menjajah mengekang, memenjarakan kuasai bathin otakku, hingga menghimpit mempersempit caraku berfikir

Alhasil: aku seperti katak dalam tempurung, disitulah yang kuanggap paling nyaman benar, tak peduli betapa indah dunia luar permadani keelokan alam luas terbentang

Aku hanya merasa; pun mungkin tiada lain tempat yang paling megah selain tempat pada diriku berada, buta netra pengliatan, tuli pendengaran

Amarah yang kupupuk; semai dengan keegoisan keangkuhan kesombongan membakar hangus keseluruh kesadaran wawasan, kinipun telah menjadi abu

Tak pernah terfikirkan olehku; dampak akibat yang kutau kumau, puaskah hasrat menggebu rasaku karena amarah rajai sekutui jiwaku


Rimba Singa Oct'20'15